Pasca sukses menggelar Marga & Beyond yang merupakan acara lanjutan setelah pengumuman pemenang lomba foto one photo one village pada 29 november 2020 lalu, Tabanan Hub melakukan rapat evaluasi bertajuk ‘Refleksi Akhir Tahun 2020’ di Puri Taman Sari Resort, Tabanan, Jumat (25/12/2020).

Penasehat Tabanan Hub, I Putu Gde Kerta Dyana mengatakan, di Tabanan sangat banyak potensi, baik desa wisata, tempat wisata, hingga pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Untuk itu, Tabanan Hub berkomitmen dan bergerak untuk mengajak promosi bersama dengan menggaet pihak pemerintah, mempromosikan wisata yang ada di Tabanan.

“Langkah awal kami adalah membentuk suatu wadah yaitu Marga & Beyond yang diadakan tanggal 25 Desember 2020, yang mana persiapan hanya tiga hari sebelum acara. Dan acara ini sangat diapresiasi oleh pemerintah Provinsi Bali yang ditandai dengan hadirnya Kadis Pariwisata, Pimpinan BI Bali dan Ketua BTB Bali serta Rektor Sekolah Tinggi Pariwisata Bali,” ungkapnya.

Lanjutnya, setelah mendengar masukan dari Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Ketua Bali Tourism Board (BTB), Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bali, Rektor Sekolah Tinggi Pariwisata Bali, Tabanan Hub membuat keputusan untuk memperluas cakupan manfaat dari konsentrasi pangsa pasar wisatawan domestik yang akan digarap. “Dengan demikian, maka kami memutuskan nama Marga & Beyond dirubah menjadi Tabanan Destination by Tabanan Hub,” tuturnya.

Tak berhenti sampai disitu, pihaknya juga akan mengusulkan kepada Pemkab Tabanan agar segera membentuk Badan Promosi Pariwisata Daerah Tabanan (BPPD Tabanan). Mengingat saat ini hanya Tabanan yang belum mempunyai BPPD, sedangkan kabupaten/kota lain telah terbentuk. “Ini sebagai langkah nyata Pemda Tabanan dalam mendorong pertumbuhan pariwisata Tabanan,” ungkapnya.

Dia menambahkan, sebagai komitmen atas permintaan Kadis Pariwisata Bali, Tabanan Hub segera mengusulkan event pariwisata ke pemerintah pusat melalui Dinas Pariwisata Tabanan. “Saat ini, Tabanan Hub sedang merancang Festival Desa Wisata Touring and Amazing Race. Semoga Tabanan Hub dapat membangun Tabanan secara konsisten, berkelanjutan dan produktif. Dan ini adalah suatu langkah nyata dari gerakan Tabanan Hub untuk menutup Tahun 2020 dan menyongsong tahun 2021,” tandasnya.

Dijelaskannya, program kedepannya adalah menggali potensi-potensi yang ada di Tabanan. “Jadi Tabanan Hub ini menginisiasi bahwa objek-objek pariwisata yang ada di Tabanan ini kami hubungkan, dan kami memulai dari Marga & Beyond. Nantinya akan berubah menjadi Tabanan Destination,” jelasnya.

Sementara itu, IB Hendra selaku salah satu pembicara mengatakan, untuk memudahkan dalam melakukan promosi, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengumpulkan para pengusaha, sehingga promosi ini yang dilakukan menjadi lebih efektif.

“Kita harus melakukan secara bersama sama. Tetapi dari satu sisi, kita harapkan juga pemerintah untuk men-support dengan infrastruktur agar tidak terlalu heboh untuk mempromosikan, namun dari segi akses penunjang belum siap,” ujarnya.

Dalam acara ini, tampak dihadiri para pengelola desa wisata yang ada di Tabanan, seperti Desa wisata Pinge, TPB Management, Anggota DPRD Bali Gede Oka, Hotel Neo, Sekolah Pariwisata Lokal Bali Cak, Pengelola Alas Kedaton, WET, Pengelola Umasari Resort, Pengelola Puri Taman Sari Resort, Pengelola Banyan Tree, Sunflower Garden, serta undangan lainnya. (gd/jus/m/kb)

Ref. https://www.kilasbali.com/tabanan-destination-by-tabanan-hub-refleksi-akhir-tahun-2020/